Hasil Survei BI Sebutkan Harga Properti Residensial Alami Peningkatan Pada Kuartal II 2021

21
207

 

Update.com| Bank Indonesia (BI) dalam sebuah survey menyampaikan indikasi harga properti residensial mengalami peningkatan pada kuartal II 2021. Hal ini tercermin dari pertumbuhan Indeks Harga Properti Residensial yang meningkat 1,49 persen (yoy). Angka ini lebih tinggi dibandingkan triwulan pertama yang tumbuh 1,35 persen (yoy).

“Pertumbuhan Indeks Harga Properti Residensial (IHPR) triwulan (kuartal) II 2021 tercatat 1,49 persen (yoy), lebih tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan pada triwulan sebelumnya sebesar 1,35 persen (yoy),” kata Erwin Haryono,  Kepala Departemen Komunikasi BI, di Jakarta, Jumat (13/08/2021) kemarin.

Lebih lanjut  Erwin menyebut peningkatan pertumbuhan harga properti diperkirakan kembali terbatas pada triwulan ketiga. Harga properti residensial primer diprakirakan tumbuh lebih terbatas pada kuartal III 2021 sebesar 1,12 persen (yoy).

Sementara  disisi penjualan, hasil Survei Harga Properti Residensial (SHPR) mengindikasikan penjualan properti residensial di pasar primer pada kuartal II 2021 mengalami penurunan. Hal ini tercermin dari penjualan properti residensial yang terkontraksi 10,01 persen (yoy) pada kuartal II 2021. menurun dari 13,95 persen (yoy) pada triwulan sebelumnya.

“Penurunan penjualan properti yang lebih dalam tertahan oleh penjualan properti tipe rumah menengah yang tetap tumbuh positif,” ujar Erwin.

Dalam survei tersebut menunjukkan pengembang masih mengandalkan pembiayaan yang berasal dari non perbankan untuk pembangunan properti residensial.Pada triwulan II 2021, sebesar 66,45 persen dari total kebutuhan modal pembangunan proyek perumahan berasal dari dana internal.

Untuk sisi konsumen, pembiayaan perbankan dengan fasilitas KPR tetap menjadi pilihan utama konsumen dalam pembelian properti residensial. Dalam hal ini pangsanya mencapai 75,08 persen dari total pembiayaan.

Dari laporan BI diketahui, Indeks Harga Properti Residensial (IHPR) mencapai 215,77 pada April-Juni 2021 atau tumbuh 1,49% dibandingkan periode yang sama tahun lalu (year on year/yoy). Pertumbuhan itu tercatat lebih tinggi dibandingkan pada kuartal sebelumnya yang mencapai 1,35%. (iu)

 

21 KOMENTAR

  1. Kemenkeu Jangan hanya patokan pada peningkatan IHPR, tingkatkan dan tetapkan Fidusia Kendraan kredit, karena itu juga PNBP wajibkan para leasing untuk terapkan ini. Jangan Cuma lihat di depan mata,sementara PNBP di sepelehkan.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini