Jelang Pencoblosan Prabowo Diisukan Terlibat Korupsi, Kata Yusril hoaks terbesar Dan Pembusukan Politik

18
227
Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran Tegaskan Isu Capres Nomor Urut 2 Prabowo Subianto Terseret Korupsi Pembelian 12 Jet Tempur Mirage 2000-5 Bekas Adalah Hoaks Dan Pembusukan Politik

 

Isuterkini.com| Prabowo Subianto, Calon Presiden (Capres) nomor urut 02 diterpa isu miring dan tuduh terlibat korupsi pembelian 12 jet tempur Mirage 2000-5 bekas. Yusril Ihza Mahendra selaku Ketua Tim Pembela Prabowo Gibran, menepis bahwa isu tersebut adalah informasi tak benar atau hoaks.

“Berita tersebut adalah hoaks terbesar yang dilakukan jelang pencoblosan tanggal 14 Februari 2024,” kata Yusril melalui sebuah keterangannya hari ini, Minggu (11/02/24).

Karena itu, Yusril mengimbau seluruh masyarakat Indonesia untuk tidak begitu saja mempercayai berita yang sumbernya tidak kredibel. Iapun mengajak seluruh masyarakat tetap tenang dan tidak terpengaruh dengan pemberitaan-pemberitaan yang berisi pembusukan politik.

“Tingkat elektabilitas Prabowo-Gibran kini begitu tinggi, pasangan ini diprediksi akan menang. Karena itu pembusukan politik mulai diembuskan untuk merusak kredibilitas Prabowo,” ujar  Yusril.

Baca Juga : Relawan G4IS Prabowo-Gibran Datang Ke GBK Niatkan Menang Satu Putaran Untuk Pasangan 02

Baca Juga : Prabowo Subianto Sampaikan Pidato Politik Pada Kampanye Akbar Di GBK

Lebih lanjut Yusril memaparkan pada kenyataannya, pembelian jet tempur bekas dengan Qatar tidak pernah dilaksanakan karena keterbatasan anggaran negara. Ia menjelaskan meskipun  perjanjian telah disepakati, namun pemerintah Indonesia tidak jadi membeli jet tempur bekas tersebut.

“Tidak ada penalti apapun kepada pemerintah RI akibat pembatalan itu,” tandas Yusril

Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) ini menambahkan, pemerintah Qatar memang menginginkan Indonesia membeli jet tempur bekasnya secara tunai, namun pemerintah Indonesia ingin membelinya dengan cara mencicil.

“Sebab itu, kita menggunakan agen perusahaan dari Republik Czech. Namun karena keterbatasan anggaran, pembelian dengan cara utang akhirnya tidak jadi dilaksanakan,” tutur Yusril.

Diketahui bahwa Isu tersebut  ramai diperbincangkan setelah beberapa akun twitter mengunggah tangkapan layar salah satu artikel yang dimuat oleh media asing, Meta Nex dengan judul Indonesia Prabowo Subianto EU Corruption Investigation.

Pembelaan serupa datang juga Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran menepis isu capres nomor urut 2 Prabowo Subianto terseret korupsi pembelian 12 jet tempur Mirage 2000-5 bekas. Wakil Ketua TKN Prabowo-Gibran Habiburokhman memastikan, informasi itu hoaks alias bohong.

Baca Juga : Presiden Jokowi Tegas Tak Akan Ikut Kampanye, TPN Ganjar-Mahfud Sampaikan Apresiasi

Baca Juga : Putri Zulkifli Hasan, Zita Anjani Dukung Hilirisasi Prabowo-Gibran Untuk Anak Muda Lebih Maju

Dalam penjelasan yang disampaikan  Habiburokhman mengatakan, pihaknya sedang mempertimbangkan untuk mengambil langkah hukum terhadap pihak-pihak yang menyebarkan berita bohong tersebut. Ia meminta masyakarat bijak dalam menerima informasi yang beredar di media sosial.

“Kami Tim Kampanye Nasional Prabowo-Gibran tengah mencadangkan hak kami untuk melakukan upaya pembelaan hukum dan kebijakan hak-hak kami dengan melaporkan orang-orang yang melakukan fitnah ini dan sekaligus kami mengingatkan kepada publik pada khalayak ramai untuk bijak, jangan ikut menyebarkan, memforward hal yang memang tidak benar,” papar Habiburokhman.

Sementara itu,  Juru Bicara Prabowo, Dahnil Anzar Simanjuntak juga menyinggung soal informasi yang beredar tersebut. Dia memastikan, itu adalah hoaks dan fitnah. Dahnil menduga, isu ini sengaja diciptakan oleh orang-orang tertentu untuk menebar fitnah kepada pasangan Prabowo-Gibran jelang pemungutan suara. (udt/it)

.

18 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini