Pulau Sumba Bagian Selatan Punya Watu Parunu Pantai Eksotik Dengan Tebing Terjal Yang Indah

9
557
Nama Watu Parunu Sendiri Berkaitan Dengan Fenomena Alam Batu Berlubang Yang Menjadi Kekhasan Dari Pantai Ini, Setiap Orang Yang Melewati Batu Berlubang Akan Berjalan Dengan Menunduk

 

Isuterkini.com|  Pulau Sumba memiliki banyak lokasi wisata yang berkelas dunia. Salah satunya adalah pantai Watu Parunu yang  berlokasi di wilayah Desa Lain Janji, Kecamatan Wulla Waijelu Kabupaten Sumba Timur Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Nama Watu Parunu sendiri berkaitan dengan fenomena alam batu berlubang yang menjadi kekhasan dari pantai ini. Setiap orang yang melewati batu berlubang akan berjalan dengan menunduk, sehingga warga sekitar memberi nama pantai ini dengan sebutan Watu Parunu.

Pantai ini  memiliki pesona batu cadas dan tebing terjal yang exotis.  Selain itu, Pantai Watu Parunu juga  memiliki tebing dan goa batu yang disebut sebagai gerbang masuk Pantai Selatan Sumba Timur, tebing dan karang terjal dengan liukan dan lekukan sebagai hasil ukiran alam.

Pantai Ini Memiliki Pesona Batu Cadas Dan Tebing Terjal Yang Exotis Dan Juga Memiliki Tebing Dan Goa Batu Yang Disebut Sebagai Gerbang Masuk Pantai Selatan Sumba

Keindahan lain dari Watu Parunu,  pantai dengan pasir putih yang begitu luas terbentang dan ombak biru berkejar-kejaran, sungguh suatu pemandangan yang sulit dicari tandingannya. Satu lagi pemandangan yang akan membuat mata Anda langsung terpana yaitu tebing batu putih yang tinggi di Pantai Watu Parunu menjadi lokasi favorit pengunjung untuk berfoto.

Bentuk tebing yang meliuk-liuk terbentuk karena proses alam, ibarat sebuah lukisan Tuhan yang terukir indah di bagian ujung pantai. Ketika air pantai sedang surut, tebing batu ini dapat dicapai dengan melewati batu berlubang yang berukuran cukup besar. Sedikitnya ada lima lubang, dua di antaranya berukuran besar.

Selain menikmati keindahan alamnya, Pengunjung dapat membeli hasil tangkapan  nelayan yang suka menjajakan jualan  dipinggir pantai. Harganyapun tidak  mahal, cukup dengan uang beberpa ribu Rupiah, pengunjung bisa mendapat 5 ekor ikan cakalang yang lazim disebut ikan 5 jari untuk langsung dibakar dipinggir pantai.

Ombak Yang Terhempas Di Tebing Utama, Akan Menjadi Pemandangan Khas Dari Atas Bukit Dan Ketika Air Pantai Sedang Surut, Tebing Batu Ini Dapat Dicapai Dengan Melewati Batu Berlubang Yang Berukuran Cukup Besar

Ombak yang terhempas di tebing utama, akan menjadi pemandangan khas dari atas bukit ini. Beranjak ke sore hari, pantai ini biasanya akan sedikit ramai. Di sekitar pantai ini pengunjung juga bisa berkemah. Karena di sekitar pantai tidak ada warung yang menjual makanan dan minuman, maka saat kemah harus membawa perbekalan yang cukup.

Menikmati kopi di malam hari, sambil memandang langit yang penuh dengan bintang-bintang, pasti akan menimbulkan kesan yang sungguh tidak mudah untuk dilupakan. Di saat bangun pagi hari, dari dalam tenda pengunjung akan mendapatkan pemandangan yang luar biasa cantik pada waktu matahari terbit.

Sebagai Pulau Yang Memiliki Sejumlah Obyek Wisata Yang Sudah Mendunia, Pemerintah Sumba Timur Maupun Pemerintah Pusat Belum Optimal Memberdayakan Lokasi-Lokasi Wisata Seperti Pantai Watu

Karena jarak yang agak jauh dari kota Waingapu dan terpencil, tidak banyak warga yang menikmati keindahannya. Pesona pantai Watu Parunu diceritakan dari mulut kemulut pada akhirnya mengundang rasa penasaran sejumlah warga kota waingapu untuk menikmatinya.

Sebagai pulau yang memiliki  sejumlah obyek wisata yang sudah mendunia, pemerintah  Sumba Timur maupun pemerintah pusat belum optimal memberdayakan lokasi-lokasi wisata seperti pantai Watu Parunu. Padahal jika dikembangkan dan dilengkapi dengan sarana prasarana penunjang akan sangat membantu dalam meningkatkan pendapatan daerah itu dari sektor pariwisata. (udt/it)

 

9 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini