Putra Itamar Ben-Gvir Sebut Presiden Biden Sakit Alzheimer, Menteri Israel Itu Minta Maaf

27
189
Menteri Keamanan Nasional Israel, Ben Gvir Menuliskan Dalam Bahasa Ibrani Bahwa Amerika Serikat Adalah Teman Baik Dan Presiden Biden Adalah Teman Israel

 

Isuterkini.com| Itamar Ben-Gvir yang juga merupakan,  Menteri Keamanan Nasional Israel menyampaikan permintaan maaf, usai putranya dalam sebuah unggahan di media sosial menyebutkan bahwa Presiden Amerika Serikat Joe Biden menderita penyakit Alzheimer.

Shuvael Ben Gvir Putra Ben Gvir, menuliskan bahwa penting untuk meningkatkan kesadaran tentang kondisi otak degeneratif yang merupakan penyebab paling umum penurunan kognitif dan demensia pada orang lanjut usia.

Baca Juga : Raja Charles III Diumumkan Mengidap Kanker, Pangeran Harry Tiba di London

Diketahui bahwa tulisan Shuvael Ben Gvir itu diunggah diakun X dengan menyertakan foto Presiden Biden, yang kini berusia 81 tahun. Tak berselang lama unggahan Shuvael kemudian dihapus. Namun di platfrom yang sama, Ben-Gvir menulis bahwa anaknya telah melakukan kesalahan serius dan bahwa dia sangat tidak menyetujui hal tersebut.

Dikutip dari pemberitaan AFP, Ben Gvir menuliskan dalam bahasa Ibrani bahwa Amerika Serikat adalah teman baik  dan Presiden Biden adalah teman Israel. Tidak ada tempat untuk komentar yang menghina seperti itu.

“Saya minta maaf atas kata-kata anak saya,” kata Ben Gvir.

Diketahui bahwa Ben-Gvir mengkritik Biden dalam beberapa waktu terakhir karena disebut tidak memberikan dukungan yang cukup kepada Israel. Kritik Ben-Gvir atas Biden terjadi setelah AS menjatuhkan sanksi atas empat pemukim Israel akibat kekerasan yang terus meningkat terhadap warga sipil Palestina di Tepi Barat.

Sampai saat ini agresi Israel di Palestina nyaris memasuki empat bulan, setelah dimulai pada 7 Oktober lalu. Hingga kini jumlah korban tewas di Gaza mencapai lebih dari 27 ribu orang, di mana sebagian besar korban tewas adalah perempuan dan anak-anak.

Baca Juga : Pejabat Senior Amerika Serikat Minta Inggris Kaji Ulang Kemampuan Angkatan Bersenjatanya

Sebagai informasi bahwa Agresi Israel kian intens terutama di wilayah selatan setelah Israel mengklaim berhasil memusnahkan Hamas di utara Gaza. Kota Khan Younis adalah salah satu medan tempur paling panas saat ini. Israel meyakini para pemimpin Hamas bersembunyi di sebuah terowongan yang berada di bawah kota.

Israel terus membombardir Gaza bahkan setelah Mahkamah Internasional (International Court of Justice/ICJ) memerintahkan Negeri Zionis melakukan segala cara guna mencegah genosida. Dalam putusannya, ICJ menyatakan Israel harus memastikan pasukannya tidak melakukan genosida dan juga tidak menghilangkan bukti-bukti terkait genosida. (it)

 

27 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini